<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d5957484796438620653\x26blogName\x3dFEE+STORY\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://feestory.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3din\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://feestory.blogspot.com/\x26vt\x3d1365418983540170218', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

AKU DAN BUKU
Senin, 14 Maret 2011




Baca buku, satu hal yang dapat membuatku rileks. Imajinasiku akan berputar liar mengikuti alur kata yang tersampir di badan kertas mulus sebuah buku. Terkadang aku tertawa, terkadang pula aku menangis dan mengerutkan dahi. Mereka yang melihatku mungkin akan berpikir bahwa aku tidak sewaras manusia biasanya, but I’ve to say that maybe they have not a good sense of reading J

Aku suka buku dengan tulisan rapi dan berjajar lurus, mereka menyebutnya novel atau “bantal” atau “pengantar tidur” sedangkan aku menyebutnya “kumpulan imajinasi”. Aku senang melihat warna tinta percetakan yang meresap perlahan membentuk berbaris – baris tulisan dibuku setebal seratus halaman bahkan lebih. Saat memegang buku yang padat seperti itu, aku merasa telah menggenggam sebagian dunia. Aku akan tersenyum puas saat mulai memaknai dan memutar imajinasi pada paragraf pertama serta tulisan pertama dibuku padat itu. Jika lembaran dengan sabar menunjukkan sebagian badan buku, aku dengan gerakan hati yang tidak sabar akan mencoba mengintip halaman belakang. Apakah akhirnya seru ataukah flat? Bagiku itu adalah salah satu pemicu bagiku agar dapat menyelesaikan gigitan tebal dibuku itu. Aku suka menorehkan nama serta inisialku disetiap buku tebal yang ku miliki. Mereka bertanya mengapa? Aku suka melakukan hal itu untuk memperjelas kepemilikanku pada buku itu, itulah jawabannya. Aku juga suka membungkus tiap buku yang aku miliki dengan sampul plastik yang bening. Mengapa? Karena aku tidak ingin buku yang ku cintai akan menangis karena kehujanan atau sobek karena sebab yang mungkin tidak disengaja.

Aku juga suka membaca buku dengan gambar menari riang ditiap lembaran kecil, mereka menyebutnya komik atau manga. Aku suka melihat ekspresi yang terpatri dari tiap gambar yang ada ditiap lembaran. Aku menjadikan tiap gambar itu sebagai referensiku untuk menggambar. Ya, aku juga suka menggambar. Lain kali akan kuceritakan padamu, kalian. Buku dengan gambar memang banyak menjadi pilihan bagi mereka yang tidak suka melihat tulisan padat dan bertumpuk. Mengapa? Mereka menjawab karena mereka bisa dengan gampang membayangkan apa yang terjadi. Oke, aku setuju dengan hal itu tapi bagiku mengolah imajinasi sendiri juga tidak kalah asyik, iya kan? Aku berharap mereka akan mencobanya, walau hanya sekali. Meskipun begitu, bagiku buku bergambar orang menari memiliki daya tariknya sendiri dan aku menyukainya karena aku memiliki beberapa koleksi dari buku menari tersebut, seperti Detective Conan, Detective Kindaichi, The Great Detective Kiyoshirou Yumemizu, One Piece, dan masih banyak lagi. Aku menyukai banyak buku bergambar apalagi jika bercertia tentang detektif, aku sangat menyukainya. Aku senang menggunakan otakku untuk memikirkan bagaimana caranya memecahkan misteri yang terpatri ditiap cerita.

Itulah aku dan buku – buku yang aku sukai. Aku suka merawat mereka seperti merawat diriku sendiri, karena bagiku buku adalah gudangnya ilmu dan ilmu sudah sepatutnya untuk dirawat agar tetap terjaga dan bisa diamalkan kepada siapa saja. Kata Ayahku, kita tidak boleh menjadi orang yang egois dengan tidak memberikan apapun jika kita punya. Suatu saat nanti, ya suatu saat nanti, aku ingin membangun sebuah taman baca kecil untuk mereka yang meratapi sekolah dari balik kolong jembatan dan debu jalanan, aku ingin berbagi dengan mereka. Ku harap aku bisa, suatu saat nanti, ya suatu saat nanti, aamiin J

Senin, 14 Maret 2011
Ran Takemiya.


Read another story, just click this labels :

  • Dunia Kecilku

  • Ode to my family

  • Science Fiction

  • Lovely Candy

  • Family

  • From Music to Story

  • Fairy Tale and Fable

  • Funny

  • Scary

  • Other Story

  • Poetry

  • English

    Best Regrads Fee :)

  • Label:

    XOXO;
    02.55

    profile

    Hello, I'm Fee [read : Fe], an ordinary girl in extraordinary life :) I currently move to my sunny blog
    Click it





    Friends

  • Wind starshinee
  • Eka-Penyair Timur
  • Qchan
  • Inna
  • Inchen
  • Selly
  • Flow
  • Lady Queela
  • Ifa
  • Intan
  • Gabaritangles
  • Presticilla
  • Qonita
  • Death-a
  • Shafira Noor Latifah
  • Aul
  • Indy


    Favourite

    I almost see and keep reading to this great blogs :)
  • Anak Perempuan dan Ayahnya
  • Perempuan Sore
  • Lala Bohang [writing]
  • Lala Bohang [drawing]
  • Hana Tajima Simpson
  • Raditya Dika
  • Richard
  • Damarisasi-7th July accoustic
  • 30Hari Menulis Surat Cinta


    credits

    picture design: deviant art
    skin: camisado
    brushes: echoica