<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d5957484796438620653\x26blogName\x3dFEE+STORY\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://feestory.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3din\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://feestory.blogspot.com/\x26vt\x3d1365418983540170218', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

A little too not over you
Jumat, 12 November 2010


“It never crossed my mind at all that's what I tell myself. What we had has come and gone. You're better off with someone else….” David Archuleta – A little too not over you
Lima bulan telah berlalu dan aku masih terduduk disini, diantara bayang – bayangnya. Aku menatap pigura kecil yang telah pecah berkeping – keping disudut kamar. Rasa sakit dan sedih itu membuncah. Aku kembali mengingatnya. Gadis yang telah ku sakiti, gadis yang membuat senyumku selalu terbingkai diantara hari – hari lelahku. Aku ingin bertemu dengannya lagi. Aku belum siap jauh darinya tapi aku pun teringat kembali, semua ini salahku.
Lima bulan yang lalu……
“Jawab pertanyaanku DAVID !!!!”
Aku terpaku menatap sosok manis yang berlinang airmata dan menahan amarah dihadapanku. Aku terdiam, rasanya mulutku telah terkunci dengan rapatnya.
“JAWAB !!!!”
“A-a-aku, begini Fir sebenarnya semuanya gak seperti itu”kataku gugup.
“Trus !!! Siapa cewek itu? Ini udah kesekian kalinya kamu bilang kayak gitu. Tapi apa..APA !!! sekarang malah terbukti sangat jelas semuanya. Ngapain kamu sms-in dia kayak gitu? Mesra sekali. Ini yang dibilang gak ada apa – apa?” teriak Fira sambil menunjukkan sebuah sms dari handphoneku.
Aku tertunduk dan menampakkan wajah sedih. Aku memang sedih karena telah menipunya. Sejujurnya di dalam hatiku yang paling dalam, aku sangat menyayanginya. Tapi, entah mengapa godaan itu terus saja menghampiriku. Rina, sahabat dekatku yang telah lama merantau ke negeri orang, kini hadir dihidupku lagi. Dia ada disaat Fira marah – marah karena kesalahan yang ku buat. Dia membuatku merasa tenang. Dan aku mulai menyukainya.
“Kenapa diam?!! Gak bisa jawab? HAH !!!”
“Itu semua gak benar” kataku lirih
“Kalau udah bosan dengan semua tingkahku, ya ngomong aja. KITA PUTUS !!!”
Fira pun membanting foto kita berdua yang terpasang di meja belajarku dan berlari meninggalkanku. Aku mencoba mengejarnya, menjelaskan tentang semuanya tapi dia telah pergi jauh.
“It's for the best I know it is but I see you. Sometimes I try to hide what I feel inside and I turn around, you're with him now. I just can't figure it out” David Archuleta – A little too not over you.
Kemarin aku sempat melihatnya disalah satu pusat perbelanjaan di kotaku. Aku ingin menyapanya namun hal itu aku urungkan setelah melihatnya tersenyum bahagia disamping seorang pria. Ada sakit dan bahagia yang terselip direlung jiwaku. Aku bahagia bisa melihatnya tersenyum. Aku sakit karena melihatnya bersama pria lain, namun aku kembali mengingat apa yang telah aku lakukan dan aku merasa pria tersebut mungkin lebih baik daripada aku.
“Tell me why you're so hard to forget. Don't remind me, I'm not over it. Tell me why I can't seem to face the truth. I'm just a little too not over you, not over you” David Archuleta – A little too not over you
Aku tidak dapat memejamkan mata. Pikiranku terus melayang – layang tak tentu arah. Aku terbangun dan melangkah ke sudut kamar. Pigura kecil yang telah retak itu ku angkat.
De ja vu….
Senyum kembali mengembang di wajahku. Aku mengingat kembali masa – masa itu. Aku bahagia bersamanya namun kenapa aku melakukan kesalahan itu?
Senyum itu pun hilang diganti dengan rasa bersalah yang mendalam.
Fira, kenapa aku terasa sulit untuk melupakanmu?
Aku merasa sulit menerima kenyataan ini. Semua ini sangat berat untuk dihadapi. Aku mencoba melupakannya, namun semakin ku coba hal itu semakin sulit untuk ku wujudkan.
Penyesalan itu selalu datang disaat terakhir dan disaat kita kehilangan sesuatu.






  • Ode to my family


  • Science Fiction


  • Lovely Candy


  • Family


  • From Music to Story


  • Fairy Tale and Fable


  • Funny


  • Scary


  • Other Story


  • Poetry


  • English



    Best Regrads Fee :)
  • Label: , ,

    XOXO;
    03.58

    profile

    Hello, I'm Fee [read : Fe], an ordinary girl in extraordinary life :) I currently move to my sunny blog
    Click it





    Friends

  • Wind starshinee
  • Eka-Penyair Timur
  • Qchan
  • Inna
  • Inchen
  • Selly
  • Flow
  • Lady Queela
  • Ifa
  • Intan
  • Gabaritangles
  • Presticilla
  • Qonita
  • Death-a
  • Shafira Noor Latifah
  • Aul
  • Indy


    Favourite

    I almost see and keep reading to this great blogs :)
  • Anak Perempuan dan Ayahnya
  • Perempuan Sore
  • Lala Bohang [writing]
  • Lala Bohang [drawing]
  • Hana Tajima Simpson
  • Raditya Dika
  • Richard
  • Damarisasi-7th July accoustic
  • 30Hari Menulis Surat Cinta


    credits

    picture design: deviant art
    skin: camisado
    brushes: echoica